Jakarta, Forum Keadilan – Inilah ciri orang Indonesia kalau telah menjabat. Saat belum dia kelihatan seperti malaikat tapi setelah menjabat seakan berubah jadi iblis bin setan. Begini yang terjadi kepada Mahfud MD Menkopolhukam yang pengen jadi wapres. Dia kemakan omongannya sendiri.
Di depan generasi muda dia racuni intelektual muda Islam dalam acara HMI, dengan mengatakan bahwa LGBT itu adalah kodrat. Padahal LGBT itu penyakit, menurut para ahli kesehatan. Mahfud harus belajar sama Dokter Boyke bahwa LGBT itu adalah penyakit penyimpangan seksual. Kalau kodrat berarti itu ciptaan Allah dan gak bisa disembuhkan dan Allah tidak akan murka dengan perilaku ini. Padahal bukti-bukti kemarahan Allah akibat penyimpangan sexual ini sudah banyak terjadi dari zaman Nabi Luth as sampai zaman sekarang.
Seperti di Pompey Italia bahkan di Indonesiapun ada. Sebuah gunung di timpakan di sebuah desa di Jawa Tengah karena warganya tak ubahnya perilakunya seperti kaum Nabi Luth as. Gunung itu hilang ditelan bumi.
Boleh jadi Mahfud mau berasyik masyuk dengan LGBT karena berkolaborasi dengan si Bokepers yang hobby nonton begituan. Mungkinย Mahfud berharap jadi wapres Bokepers. Jadi pas seiya sekata, karena sudah dirancang KPU bahwa si Bokepers bakal menang di Pilpres nanti. Maka dari itu para tukang survei mata duitan menempatkan terus si bokeprs di urutan pertama.
Manusia boleh berencana tapi Allahlah yang menentukannya. Secanggih apapun rencana kelicikan manusia tapi kalau Allah tidak ridho maka kebenaran yang akan menang. Ini sudah menjadi sunnatullah. Dulu juga dalam Pilgub DKI begitu. Ahok si selalu di urutan pertama. Bahkan si Poltak raja minyak Ruhut Sitompul sesumbar potong kupingnya kalau Anies bisa menang. Itu karena survei berbayar si Ahok di qqurutan pertama terus. Tapi nyatanya Anies juga yang menang. Dan telinga si poltak gak di potong-potong sampai sekarang. Ini akan terjadi juga dalam Pilpres nanti. Maka dari itu Anies senyum-senyum saja melihat surveiy itu. Anies punya Tuhan tapi si bokepers dan penghuni istana punya hantu. Hanya bolak balik penyebutannya. Namun biar Anies punya Tuhan tapi para relawan jangan lengah dan hanya anteng-anteng aja. Tetap kita harus kawal Anies sampai dilantik jadi presiden di 2024-2034. Dan kawal terus sampai gerombolan pengkhianat bangsa yang ada di istana termasuk si Mahfug jadi membusuk di hotel pordeo. Masa sih gak bisa?
Semoga dikabulkan Allah. Aaamiiiiin.
Nun walqolami wamaa yasturuun.
Wallahul muwaffiq …
Wallahu A’lam .
Oleh MOH. NAUFAL DUNGGIO
(Aktivis dan ustadz Kampung)
Bekasi 220523.

