Jakarta | FNN – Setidaknya ada 4 kelemahan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang berhasil dibongkar kaum intelektual muda sekaligus Ketua BEM Universitas Indonesia 2023 Melki Sedek Huang. Kelemahan Gibran itu didasarkan pada acara cawapres pada akhir pekan lalu, saat Gibran tampil buruk menghadapi dua rivalnya, Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar.
“Pagi ini gue mutusin untuk nonton ulang Debat Cawapres beberapa hari lalu. Menurut gue ini alasan2 kenapa Gibran cupu banget kemarin bobot juga kualitasnya dibanding Debat Cawapres pertama. Menurut gue ini alasan2 kenapa Gibran cupu banget kemarin,” kata Melki dikutip dari X, Minggu (28/1/2024).
Melki menguraikan, Gibran memiliki kelemahan sangat mendasar hingga membuat dirinya terlihat tidak menguasai topik perdebatan yakni tentang tentang iklim, reforma agraria, serta masalah adat. Melki kemudian membeberkan 4 kelemahan yang dimiliki Gibran.
1. Ga belajar dari pengalaman
Debat pertama, Mas Gibran hadir dengan senjata pamungkasnya, yaitu terminologi2 dan singkatan2 untuk terlihat teknokratis.
Beliau harusnya tahu kalau Cak Imin dan Prof Mahfud sudah menyiapkan penawarnya, malah Gibran jd kena savage bbrp kali.
2. Tengil
Gue ga mau berkomentar soal sopan santun, adab, dan etika2 itu.
Tingkah Mas Gibran yang nyentil2 terus lawan bahkan gimmick nyari2 jawaban Prof Mahfud malah berdampak negatif.
Citra santun yg selama ini dihadirkan musnah. Gimmicknya jg ga total, jadi keliatan cringe.
3. Ga paham masalah.
Disuruh ngomong reforma agraria, malah bahas tanah dibagi2 dan diusahakan ke pengusaha lokal. Disuruh ngomong pembangunan bioregional malah ngebahas pembangunan tidak boleh Jawasentris.
Mas @gibran_tweet
coba daftar Inten atau GO dulu.
4. Cuma paham hilirisasi.
Dikit-dikit hilirisasi, dikit-dikit hilirisasi. Bukannya hilirisasi ga penting, tapi Mas Gibran gagal menjelaskan pada kita apa iti hilirisasi dan meyakinkan kita kenapa itu penting. Cuma omon-omon doang soal hilirisasi, tapi ga komprehensif. (*)

