Jumat, Oktober 9, 2026
Beranda ยป Nekat Tinggalkan Jateng, Ganjar Cuma Disambut Kurang dari 100 Orang di Manado

Nekat Tinggalkan Jateng, Ganjar Cuma Disambut Kurang dari 100 Orang di Manado

0

Jakarta, FORUM KEADILAN – Ternyata betul capres penggemar film cabul cuma ramai di medsos. Saat ia blusukan ke Manado, basis partai merah, Ganjar cuma disambut beberapa orang saja

Mana bukti top survei selama ini yang selalu unggul dengan Anies dan Prabowo. Giliran berkunjung di basis sendiri di kota Manado hanya disambut oleh tidak lebih dari 100 orang. Itupun lebih banyak rumput-rumput di lapangan tikala dari pada manusianya. Ke mana massa pendukung PDIP, padahal ini daerah di kuasai oleh PDIP. Mulai dari Gubernur, Walikota, Bupati sampai ke tingkat PALA (kepala lingkungan udah jadi PDIP semua).

Begitu juga para Ustadz dari MUI tingkat Manado sampai Provinsi bahkan imam masjid dan mushollah juga udah ikut partai merah, apalagi para aktivis Islam yang telah diangkat staf khusus Gubernur dan Walikota, bahkan sampai udah nyanyi-nyanyi lagu rohani gerejawi dengan memakai kopiah dan jubah dan wanitanya jadi MC memakai jilbab.

Ini mereka namakan demi toleransi. Menurut saya bukan toleransi tapi TOLOLRANSI. Demi uang mereka jual agama ini dengan harga yang murah. Merekalah yang dinamakan PELACUR (TAMBIO dalam bahasa Manado). AGAMA.
Supaya lebih menarik panitia penjemputan Ganjar memasang layar besar dan gak tahu mau nonton apa. Mungkin mau nonton sesuai dan sama dengan yang Ganjar suka nonton yakni film BO***. Terusin ajalah.

Ini peringatan bagi Umat Islam. Jangan lagi memilih partai yang anti-Islam ini. Ketua umumnya telah menyatakan tidak memerlukan suara umat Islam. Bagitu juga anaknya Puan mengatakan pesantren hanya menjadikan bangsa jadi bodoh. Baru kita umat Islam masih gatal memilih partai merah ini. Sehingga ustadz-ustadz dhuafa yang miskin jadi tambio bagi mereka karena suka diberi cuan dan diangkat jadi staf walikota dan gubernur. Ustadz model apa itu? Hanya uang receh agama dikorbankan. Lempar dengan batu bila uatadz ini ceramah di kampung kalian.

Ingat, Manado itu rentan bencana alam. Cara-cara ini sama aja mengundang datang bala’ Allah. Apalagi banyak kaum muslimin dan muslimat di sana kalau bicara agama kayak syekh-syekh yang baru pulang dari Al-Makkah Al-Mukarramah tapi jarang shalat. Maka tunggu bencana datang di kota Manado. Apalagi ngundang orang luar yang raja maksiat dan koruptor e-KTP bikin acara di Manado pakai dengan istilah-istilah agama seperti halal bi halal padahal nawaitunya hanya cari suara umat Islam.

Pilih kalian umat Islam sama dia nanti Allah akan bangkitkan dengan orang yang kalian pilih di yaumil akhir nanti.

Mari kita umat Islam sepakat jadikan partai ini tidak ada perwakilannya di DPR sampai DPRD tingkat I dan II. Kalau itu yang terjadi maka akan bubar grak partai ini dengan sendirinya.
Mari kita buktikan, LEBIH CEPAT LEBIH BAIK. NOW or NEVER.

Nun walqolami wamaa yasturuun,
Wallahul Muwaffiq …
Wallahu A’lam …

Oleh MOH. NAUFAL DUNGGIO
(Aktivis dan Ustadz Kampung)
Bekasi, 210523. (*)

Leave a Comment

Follow Me

HUKUM DAN DEMOKRASI

Majalah Forum adalah Portal Berita Umum yang hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang benar, akurat, dan berimbang. Digawangi oleh sejumlah wartawan senior, Majalah Forum bertekad menjadi acuan informasi terpercaya, baik untuk pembaca di dalam maupun luar negeri. Masyarakat luas bisa menjadi kontributor dengan tetap mengutamakan standar dan etika jurnalistik yang berlaku.

Artikel Terakhir

ยฉ2022 Majalah Forum. All Right Reserved. Developed by Majalah Forum.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
Terjemahan ยป