Majalah FORUM | Ratusan anggota Perhimpunan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Sumatera Utara spontan mengikuti alunan Barzanji yang dilantunkan Hasan Basri Sagala dalam peringatan Maulid Nabi di Jalan Sampul No. 30 Medan, (26/9/2024). Masya Allahโฆ!
โYรข Nabรฎ Salรขmun ‘Alaika yรข Rasรปl Salรขmun ‘Alaika,” ucap Hasan yang langsung disahuti ratusan tuna netra, petugas Baznas dan Perempuan Disabilitas.
“Ini syair-syair tentang sejarah Rosul yang indah, tapi sayang sudah lama sekali tak ada lagi lomba Barzanji,” tambah Hasan.
Dijelaskan Hasan, keberadaan Remaja Masjid pun kini sudah jarang terdengar, padahal di era 90 an hampir semua Masjid punya Remaja Masjid yang aktif dan sering dilakukan perlombaan.
“Alhamdulillah tadi saya mendengar pidato Ketua Pertuni Sumatera Utara yang menyatakan kegiatan membaca Alquran dengan huruf Braille masih terus berlangsung dan menjadi agenda rutin di Pertuni. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini denga Surga Jannatun Naim,” tambahnya.
Kepada penyandang tuna netra Hasan berjanji akan mendorong perhatian pemerintah bila terpilih sebagai pasangan Gubernur Sumut.
Hasan merupakan calon Wakil Gubernur Sumut mendampingi Edy Rahmayadi. Keduanya diusung rakyat dengan dukungan PDIP, Hanura, Partai Buruh, Gelora, Ummat dan PKN. Dalam Pemilihan 27 Nopember 2024 mendatang, pasangan Edy-Hasan nomor urut 2.
Hasan mengatakan, lima tahun belakangan, di era kepemimpinan Edy Rahmayadi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah banyak memberikan sumbangsih kepada penyandang tuna netra dan kaum disabilitas.
“Sejak lama di kepemimpinan Edy Rahmayadi telah banyak memberikan sumbangsih kepada tuna netra dan kaum disabilitas. Termasuk ikut bagian dalam membangun gedung Pertuni ini,” kata Hasan.
Menurut Hasan, penyandang disabilitas seperti tuna netra harus diberikan ruang agar dapat produktif.
Pemerintah daerah dapat melakukan pelatihan, pembukaan usaha sehingga penyandang disabilitas dapat berpendapatan.
“Kita tau penyandang disabilitas memiliki keterbatasan karena itu pemerintah harus memberikan peluang. Salah satunya fokus membangun usaha, pelatihan dan ruang ramah disabilitas,” ujar Hasan.
Sambung Hasan, pihaknya juga terus berkomitmen meningkatkan fasilitas penyandang disabilitas. Menurutnya, seluruh warga Sumut termasuk penyandang disabilitas berhak menikmati kondisi yang nyaman. “Dan tentu sarana prasarana khusus untuk penyandang disabilitas harus memang kita tingkatan dan terus dikerjakan untuk kenyamanan seluruh masyarakatnya,” kata dia.
Hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pertuni Sumatera Utara sejumlah organisasi disabilitas, Ketua Pertuni Sumut, pengurus Pertuni Medan. (re)

